Pemerintah umumkan komitmen investasi baru sebesar US$316,28 juta (Rp5,25 triliun) dari produsen mobil China Chery untuk memperkuat industri otomotif berbasis baterai di Indonesia (14/10)
Investasi Chery di Indonesia dimulai pada tahun 2024 dan akan berlanjut hingga tahun 2030. Total investasi telah melampaui Rp5,2 triliun, mencakup pengembangan fasilitas produksi melalui kemitraan serta pembangunan pabrik independen.
Pemerintah mendorong Chery untuk memperluas lini produk kendaraan ramah lingkungan di Indonesia agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sesuai karakteristik konsumen dalam negeri. Juga Kami berharap Indonesia dapat menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan listrik Chery untuk kawasan ASEAN.
